Bagian 2: Kelebihan & Kekurangan Cloudflare

Secara garis besar, kelebihan dan kekurangan Cloudflare sudah saya singgung di pengenalan sebelumnya. Kalau belum, silahkan baca terlebih dahulu apa itu cloudflare.

Kebetulan ide artikel ini saya temukan di cpanel hosting, maka dari itu saya akan mengulas lebih jauh lagi kelebihan dan kekurangan sistem Cloudflare bila disandingkan bersama dengan blog

Berikut penjelasannya

CloudFlare adalah sebuah sistem yang bertindak sebagai proxy antara pengunjung dan server. Dengan bertindak sebagai proxy, CloudFlare membuat cache berupa konten statis yang dapat menurunkan jumlah permintaan ke server, tetapi masih memungkinkan pengunjung untuk dapat mengakses situs.

Keuntungan dari sistem CloudFlare:

  • Site Performance Improvement (kinerja situs akan lebih ditingkatkan)

    CloudFlare memiliki server proxy di seluruh dunia. Sehingga jika ada visitor datang maka sebenarnya ia mengakses dari proxy server yang paling dekat, yang berarti waktu loading buka halaman semakin cepat. Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa lebih cepat sebuah situs, semakin lama pengunjung berada di situs tersebut.

  • Bot and Threat Protection

    CloudFlare menggunakan data dari Project Honey Pot dan sumber pihak ketiga, serta data dari komunitas, untuk mengidentifikasi ancaman berbahaya secara online dan menghentikan serangan sebelum sampai ke situs. Jadi, dengan cloudflare serangan ke situs kita akan lebih diminimkan.

  • Spam Comments Protection

    CloudFlare memanfaatkan data dari sumber pihak ketiga untuk mengurangi jumlah komentar spam. Nah, sangat bermanfaat ini sob.

  • Alerting Visitors of Infected Computers

    Semacam alert berupa halaman acces blocked dari cloudflare jika ada pengunjung yang membuka halaman blog namun komputer yang digunakan mengandung malware.

  • Offline Browsing Mode

    Jika server Cloudflare tidak tersedia, pengunjung masih bisa mengakses situs Anda, melalui penampilan halaman cache. Terkait dengan Offline Browser Mode, saya rasa ini menandakan bahwa system Cloudflare sama saja dengan downnya website apabila tidak menggunakannya, cuma intens yang terjadi akan lebih minim.

  • Lower CPU Usage (Penggunaan CPU lebih rendah)

    Penggunaan CPU usage hosting dapat diminiminkan apabila menggunakan Cloudflare.

  • New Site Stats

    Kita dapat memonitor dan mengevaluasi traffic yang datang melalui dashboard Cloudflare. Bagi yang mendaftar secara free, kita hanya bisa melihat tampilan analisis data yesterday, last 7 days, dan last 30 days. Tapi lumayan lah, ini penampakan dari analytics Cloudflare.

    kelebihan dan kekurangan cloudflare
    cloudflare analytics : dari data di atas ditunjukkan juga blog saya menghemat bandwidth sebesar 1.2 GB

Ada beberapa keterbatasan dari sistem CloudFlare:

  1. Saat ini, permintaan buka halaman harus diarahkan ke www.yourdomain.tld bukan domain.tld yang berarti kita perlu membuat beberapa perubahan konfigurasi di Cloudflare)
  2. Tidak ada uptime guarantee pada fitur Service level agreement. Jadi jangan berharap banyak buat yang ngedaftar secara free atau pro version. Tapi it’s OK lah.. Lihat perbandingan Features & pricing Cloudflare
  3. CloudFlare dapat mempengaruhi program statistik internal yang membaca langsung dari log Apache (Awstats hosting). tetapi, CloudFlare tidak akan mempengaruhi program berbasis web analitik yang menggunakan JavaScript seperti Google Analytics.
  4. Log permintaan ke server hosting tempat Anda bernaung akan menampilkan jumlah permintaan yang lebih sedikit ketimbang sebelum menggunakan Cloudflare.
  5. CloudFlare menampilkan cache berupa konten statis dari situs Anda yang berakibat pada pengurangan beban server hosting. Itu berarti jika Anda membuat perubahan file statis yang ada, seperti gambar, mungkin ada penundaan sebelum perubahan itu muncul.
    Apabila kita ingin melihat perubahan yang terjadi, kita dapat menset sistem CloudFlare ke dalam Development Mode, sehingga perubahan yang kita lakukan tadi segera muncul. Pembahasan ini akan saya bahas di postingan berikutnya.
  6. Basic Mode CloudFlare (Cloudflare security settings) tidak dapat menangani sertifikat SSL. Jika Anda perlu menggunakan sertifikat SSL, bagian dari situs Anda perlu berada di subdomain yang tidak dilindungi.
    Untuk hal ini saya masih mencari cara bagaimana mengatasinya. Jadi, bagi yang memiliki subdomain, lebih bijak jangan dulu menggunakan Clouflare kalau subdomain Anda itu memang penting. Dan jika ada yang tahu caranya, utarakan pendapat Anda di bagian komentar di bawah ini ^^ silahkan baca CloudFlare’s Basic Security Level

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan apabila kita menggunakan Cloudflare yang saya temukan informasinya dari penjelasan yang ada di halaman cpanel Hostgator. Sedangkan untuk cara menggunakan Cloudflare untuk wordpress shared hosting silahkan baca postingan saya di bawah ini.

baca,

Cara Menghubungkan Blog ke Cloudflare

Oiya teman-teman, untuk dapat menggunakan layanan ini, alangkah lebih baik menanyakan terlebih dahulu ke penyedia tempat hosting blog Anda bernaung atau silahkan ke halaman Cloudflare Partnerts untuk melihat hosting company mana saja yang sudah support Cloudflare.

Dari beberapa sumber yang saya temukan, jika di Cpanel ada logo Cloudflare, berarti hosting Anda sudah mendukung.

Selamat Mencoba

10 thoughts on “Bagian 2: Kelebihan & Kekurangan Cloudflare

    • yup, hostgator support cloudflare, hosting lain yang sudah saya coba, hawkhost sama kuncihost juga support cloudflare

  1. Ane udah lama pakek Cloudflare, tapi baru tau sekarang mendetil tentang keuntungan dan kerugian pakek cloudflare. yang ane denger dari temen sih cloudflare bikin site tambah cepet, dan terbukti ane cek ke GTmetrix emang berpengaruh banget. Thanks before, btw gak ada niat untuk Boom comment, tapi ane suka baca2 artikel ente, gampang masuk dan ringan dibaca. Wekekek, happy blogging!

    • tulisan di atas hasil translating dari penjelasan yang ada di cpanel hostgator mas, jadi bukan murni hasil dari pemikiran saya semuanya,
      saya ucapkan terimakasih banyak jika tulisan saya sampai mendapat apresiasi yang baik dari dari mas, dan saya tidak mempermasalahkan asal masih tetap dalam topik.. Dan terima kasih sebelumnya sudah berbagi pengalamannya dengan saya ^^
      happy blogging too

    • tidak juga, score gtmetrix juga dipengaruhi oleh beberapa faktor,, cuma karena cloudflare ini berupa CDN mungkin dari berbagai indikator yang ada di gtmetrix akan dipengaruhi output scorenya

  2. salam mas Dhani.
    Mau tanya, setelah pakai cloudflare knp situs sy sering terlihat offline dan tidak bisa diakses ya? apakah ada pengaturan web di cloudflare-nya ada yang salah?
    mhn petunjuknya.

    thanks.

    • inilah kelemahan terbesar dari sistem cloudflare mas, tidak ada uptime garansi untuk free version..
      sedangankan pengaturan yang sudah saya anggap berjalan baik kalau sudah mengganti DNS lama dengan DNS cloudflare.

      tapi lama-kelamaan, seandainya sudah lama menggunakan cloudflare… tentu halaman cache akan banyak tersimpan di cloudflare. dan halaman offline.. kemunculannya akan berkurang secara bertahap..

Comments are closed.