Resensi film The Green Hornet


Film the green hornet
gambar dari imdb.com

Apa yang terjadi saat dua orang pria yang terdiri dari seorang yang kaya raya tanpa keahlian apapun dan seorang pembantunya tapi memiliki ilmu bela diri menjadi satu kelompok superhero?? maka lahirlah superhero baru yang dinamakan The Green Hornet. Aksi kepahlawanan tanpa mengandalkan kekuatan super tapi hanya kemauan dan otak untuk mengalahkan musuh-musuhnya.

Film aksi bergenre action comedy ini dibintangi oleh aktor komedi Seth Rogen dan pemain dari asia Jay Chou. Aksi kepahlawanan mereka dimulai saat Britt Reid (Seth Rogen) mengacau di pemakaman ayah Britt yang mewariskan seluruh aset Perusahaan Daily Sentinel kepadanya.

Bermula dari insiden heroik di area pemakaman tersebut, Britt mulai ketagihan dalam aksi pahlawan pembela kebenaran dan mengajukan ide gila tersebut kepada Kato (Jay Chou) yang memiliki keahlian seorang spesialis mekanik mobil dan pencipta alat-alat mutakhir pada saat berkerja untuk ayah Britt.

cerita film green hornet
Mobil Rancangan Kato

Dalam setiap aksinya, the green hornet yakni Britt yang amburadul dalam menghajar musuh, sering sekali mendapatkan bantuan dari asisten green hornet (Kato). Hingga membuat Kato kerepotan dan bekerja ekstra lebih keras menangani musuh-musuh.

Sampai suatu hari, perselisihan di antara keduanya pun terjadi, masing-masing berselisih siapa yang paling hebat di antara keduanya sehingga menimbulkan konflik internal di dalam persahabatan mereka. Kejadian ini dipicu karena adanya ketertarikan keduanya pada sekretaris baru Britt (Cameron Diaz) dan ditambah lagi mereka baru saja terjebak ke dalam perangkap musuh mafia chudnofsky yang hampir membuat mereka tewas.

Karena Aksi kebrutalan Green Hornet mencuat di berbagai media termasuk koran Daily Sentinel, hal itu dimanfaatkan oleh bos mafia chudnofsky dan Scanlon untuk membunuh Britt Reid dengan meminta bantuan kepada Green Hornet, akibat buntut dari berita-berita yang memicu perseteruan Green Hornet dan Mafia di kota tempat koran itu berdiri.

Apa yang akan dilakukan Kato ketika mengetahui niat jahat dari kelompok besar mafia Chudnofsky untuk membunuh Britt ? Terbongkarkah rahasia The Green Hornet ? Penasaran ?

The Black Beauty

Ide cerita yang difilmkan cukup memuaskan untuk ditonton. Apalagi mobil yang dikendarai oleh green hornet dan asistennya mengingatkan kita pada permainan game playstation, vigilante. Terlebih lagi untuk film action jenis ini, kadang-kadang diselipkan beberapa humor segar tapi juga diselipkan kebrutalan dan kekejaman di setiap adegan-adegannya.

Ada percakapan lucu antara Britt dan Kato saat bercengkrama.

Kato =”I was born in shang hai,do u know shang hai?”

Britt Reid =”Yeah,I love japan.”

hahahaha Kocak abis ini film..

Screenshoot adegan-adegan di film The Green Hornet

Pukulan Kato terhadap musuh
Aksi Jay Chou
Aksi Jay Chou (kato)
Kejar-kejaran yang brutal
Kejar-kejaran yang brutal
adegan kejar-kejaran
adegan kejar-kejaran

Pokoknya dijamin cukup puas dengan menonton film The green Hornet walaupun hasil remake tapi baguslah untuk kualitas film di tahun sekarang. Anda bisa berdecak kagum, sedih, juga kocak dengan menonton film The Green Hornet

Rating yang saya beri untuk Film the green Hornet 8.6  untuk ide cerita, kebrutalan 9.0 dan 7.5 untuk pemain. Maaf ini hanya pendapat pribadi saya ^^

Akting bicara Jay Chou agak kaku ya, apakah ini terpengaruh karena dialek asia tapi bagus kok akting si Jay Chou cukup diimbangi dengan peran kocak si Seth Rogen yang memerankan The Green Hornet dan aksi  boss mafia Chudnofsky (Christoph Waltz) yang kocak di film The Green Hornet

3 thoughts on “Resensi film The Green Hornet

Comments are closed.